Kegiatan BAZNAS

Wakil Ketua III BAZNAS Sumbawa Prihatin Kondisi Pasien Pasung, Bersama Dinkes dan Dinsos Lakukan Kun

🕒 08:43:42 WITA
⏱️ 4 menit baca
👁️ 35 kali dikunjungi

Sumbawa – BAZNAS Kabupaten Sumbawa menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya kemanusiaan dan perlindungan terhadap masyarakat rentan dengan turut serta melakukan kunjungan kepada sejumlah pasien yang masih mengalami kondisi pasung di beberapa wilayah Kabupaten Sumbawa. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumbawa dan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sumbawa sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam memberikan perhatian dan penanganan yang lebih komprehensif kepada para penyandang gangguan kesehatan jiwa yang masih hidup dalam keterbatasan.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Sumbawa Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan, Indah Setia Ningsih, A.Ma., Pd., SD., turut hadir secara langsung untuk melihat kondisi para pasien sekaligus memberikan dukungan moral kepada keluarga yang selama ini merawat anggota keluarganya.

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memastikan bahwa setiap warga Kabupaten Sumbawa memperoleh hak yang sama atas pelayanan kesehatan, perlindungan sosial, serta kehidupan yang layak tanpa adanya perlakuan yang mengurangi martabat kemanusiaan.

Indah Setia Ningsih mengaku sangat prihatin setelah menyaksikan secara langsung kondisi beberapa pasien yang masih harus menjalani kehidupan dalam keadaan dipasung. Menurutnya, kondisi tersebut bukan semata-mata karena keluarga mengabaikan pasien, melainkan banyak dipengaruhi oleh keterbatasan ekonomi, minimnya akses layanan kesehatan jiwa, hingga kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai penanganan pasien dengan gangguan kejiwaan.

"Kami sangat prihatin melihat masih adanya saudara-saudara kita yang hidup dalam kondisi dipasung. Ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa persoalan kesehatan jiwa bukan hanya tanggung jawab keluarga, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah daerah, lembaga sosial, tenaga kesehatan, hingga masyarakat harus bergandengan tangan memberikan solusi terbaik agar mereka dapat kembali memperoleh hak hidup yang layak," ujar Indah Setia Ningsih.

Ia menambahkan bahwa kehadiran BAZNAS dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk mendukung program-program kemanusiaan yang menyentuh masyarakat paling rentan. Melalui dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS akan terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk membantu keluarga kurang mampu yang menghadapi persoalan sosial dan kesehatan.

Menurutnya, zakat tidak hanya diwujudkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga dapat menjadi instrumen pemberdayaan dan kepedulian sosial yang mampu meringankan beban masyarakat yang mengalami kesulitan.

Sementara itu, tim gabungan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa, dan BAZNAS Kabupaten Sumbawa melakukan asesmen langsung terhadap kondisi pasien serta berdialog dengan keluarga untuk mengetahui berbagai kebutuhan yang diperlukan. Langkah ini diharapkan menjadi dasar dalam menentukan bentuk intervensi yang tepat, baik dari aspek kesehatan, rehabilitasi sosial, maupun bantuan kemanusiaan.

Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan berupaya memastikan bahwa penanganan pasien pasung tidak berhenti pada pelepasan pasung semata, tetapi juga mencakup proses pengobatan, rehabilitasi, pendampingan psikososial, hingga pemberdayaan keluarga agar pasien dapat menjalani kehidupan yang lebih baik.

Indah Setia Ningsih juga mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan berbagai pihak yang selama ini memiliki kepedulian terhadap penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menyelesaikan persoalan sosial yang kompleks seperti kasus pasung.

"Kami percaya bahwa kolaborasi adalah kekuatan utama. Ketika pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pekerja sosial, dan lembaga seperti BAZNAS bersatu, maka harapan untuk menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi saudara-saudara kita akan semakin besar. Tidak boleh ada masyarakat yang merasa ditinggalkan," tambahnya.

BAZNAS Kabupaten Sumbawa juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada keluarga-keluarga yang menghadapi persoalan kesehatan dan ekonomi. Dukungan dari para muzaki melalui zakat, infak, dan sedekah menjadi salah satu ikhtiar nyata dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan kunjungan kemanusiaan ini menjadi bukti bahwa penanganan persoalan pasung memerlukan kerja sama yang berkelanjutan antara pemerintah, lembaga sosial, tenaga kesehatan, serta seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, diharapkan tidak ada lagi warga Kabupaten Sumbawa yang harus menjalani hidup dalam kondisi pasung, sehingga mereka dapat memperoleh hak atas kesehatan, perlindungan, dan kehidupan yang lebih bermartabat.

BAZNAS Kabupaten Sumbawa menegaskan akan terus mendukung berbagai program kemanusiaan yang sejalan dengan misi lembaga dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara amanah, profesional, dan tepat sasaran. Kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial diharapkan semakin memperkuat upaya mewujudkan pelayanan sosial yang inklusif serta menghadirkan harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.

Rekomendasi Untuk Anda