Kegiatan BAZNAS

BAZNAS Sumbawa Tutup Pelatihan Pelatih Qori’ dan Qori’ah Bersama Qori Internasional, Perkuat Pengemb

🕒 14:15:35 WITA
⏱️ 5 menit baca
👁️ 47 kali dikunjungi

SUMBAWA – Pelatihan Pelatih Qori’ dan Qori’ah Kabupaten Sumbawa resmi ditutup oleh Bupati Sumbawa yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Jayakusuma, S.Sos., di Aula Hotel Grand Samota, Kamis (8/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian tasyakuran satu tahun kepemimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa periode 2025–2030.

Penutupan pelatihan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, Qori Internasional Ustadz H. Darwin Hasibuan, S.Pd.I., Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa D.G. Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov., para peserta pelatihan, serta pihak terkait lainnya.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Oktober 2026, ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa, BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Sumbawa. Pelatihan tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi para pelatih dalam membina qori’ dan qori’ah, sekaligus memperkuat pengembangan seni baca Al-Qur’an di Kabupaten Sumbawa.

Dalam kesempatan tersebut, Jayakusuma, S.Sos., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pelatih, panitia, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sumbawa.

Ia berharap pelatihan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para peserta, khususnya dalam meningkatkan kualitas pembinaan seni baca Al-Qur’an di daerah. Dengan bertambahnya pengetahuan dan keterampilan para pelatih, diharapkan semakin banyak qori’ dan qori’ah yang memperoleh pembinaan secara baik sehingga mampu mengembangkan potensinya dan meraih prestasi di berbagai tingkatan.

Pelatihan ini juga diharapkan tidak berhenti pada peningkatan kemampuan para peserta selama kegiatan berlangsung. Lebih dari itu, ilmu dan pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dan dibagikan kembali kepada generasi muda di lingkungan masing-masing, sehingga pembinaan tilawah Al-Qur’an dapat terus berkembang dan menjangkau masyarakat yang lebih luas.

Kehadiran Ustadz H. Darwin Hasibuan, S.Pd.I., sebagai qori internasional sekaligus pemateri dalam pelatihan tersebut menjadi kesempatan berharga bagi para peserta untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan di bidang seni baca Al-Qur’an. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan semakin memahami pentingnya penguasaan teknik tilawah serta kemampuan menyampaikan ilmu kepada calon qori’ dan qori’ah yang mereka bina.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, D.G. Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov., dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan telah terlaksana selama tiga hari, sejak 6 hingga 8 Oktober 2026. Ia berharap kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembinaan qori’ dan qori’ah serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang seni baca Al-Qur’an di Kabupaten Sumbawa.

Dalam pesannya kepada para peserta, Syukri Rahmat mengingatkan bahwa kemampuan membaca dan melantunkan ayat suci Al-Qur’an perlu berjalan seiring dengan upaya mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Al-Qur’an tidak hanya untuk dibaca dan dilantunkan dengan indah, tetapi juga menjadi pedoman dalam bersikap dan menjalani kehidupan.

“Mengamalkan Al-Qur’an, selalu menata hati, dan ikhlas dalam berbuat,” pesannya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi para peserta agar ilmu yang diperoleh selama pelatihan tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis dalam seni baca Al-Qur’an, tetapi juga memperkuat keikhlasan dan tanggung jawab dalam menjalankan peran sebagai pelatih. Dengan demikian, pembinaan yang diberikan kepada generasi berikutnya tidak hanya berorientasi pada kemampuan tilawah, tetapi juga pada penanaman kecintaan terhadap Al-Qur’an dan pengamalan nilai-nilainya.

Lebih lanjut, Syukri Rahmat berharap pelatihan ini dapat menjadi awal dari penguatan pembinaan qori’ dan qori’ah secara berkelanjutan di Kabupaten Sumbawa. Keberadaan pelatih yang memiliki kompetensi memadai dinilai penting untuk membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda dalam mempelajari seni baca Al-Qur’an, mengembangkan bakat, serta mempersiapkan diri mengikuti berbagai ajang perlombaan tilawah.

Upaya meningkatkan kualitas pelatih juga menjadi bagian dari ikhtiar membangun ekosistem pembinaan Al-Qur’an yang lebih kuat di daerah. Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, BAZNAS, Kementerian Agama, LPTQ, dan para pelatih, diharapkan pembinaan qori’ dan qori’ah dapat berlangsung secara lebih terarah dan berkesinambungan.

Bagi BAZNAS Kabupaten Sumbawa, pelaksanaan kegiatan ini memiliki makna tersendiri karena menjadi bagian dari tasyakuran satu tahun kepemimpinan periode 2025–2030. Momentum tersebut tidak hanya menjadi ungkapan rasa syukur atas perjalanan lembaga, tetapi juga menjadi kesempatan untuk terus memperluas manfaat bagi masyarakat melalui program dan kegiatan yang mendukung peningkatan kualitas kehidupan umat.

Sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang memiliki tugas dalam pengelolaan zakat, BAZNAS Kabupaten Sumbawa terus berupaya menghadirkan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat. Pengabdian tersebut tidak hanya diwujudkan melalui pengumpulan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga melalui kolaborasi dalam kegiatan sosial, pendidikan, dan keagamaan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Pelatihan Pelatih Qori’ dan Qori’ah menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia sekaligus penguatan nilai-nilai keagamaan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Sumbawa berharap lahir lebih banyak pelatih yang mampu membimbing generasi Qur’ani, mengembangkan potensi tilawah, dan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.

Dengan berakhirnya pelatihan pada Kamis (8/10/2026), para peserta diharapkan dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh dan mengambil peran aktif dalam pembinaan qori’ dan qori’ah di wilayah masing-masing. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat tradisi membaca, mempelajari, dan mengamalkan Al-Qur’an serta mendorong lahirnya qori’ dan qori’ah Kabupaten Sumbawa yang berprestasi di berbagai tingkatan.

Rekomendasi Untuk Anda