SUMBAWA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa menggelar Haflah Al-Qur’an bersama qori internasional Ust. H. Darwin Hasibuan, S.Pd.I., sekaligus tasyakuran satu tahun kepemimpinan BAZNAS Kabupaten Sumbawa periode 2025–2030 pada Kamis malam Jumat, 8 Oktober 2026, selepas salat Isya. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Agung Nurul Huda, Sumbawa, ini menjadi momentum untuk mensyukuri perjalanan dan capaian kelembagaan, sekaligus memperkuat syiar Islam serta pembinaan generasi Qurani di Kabupaten Sumbawa.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., perwakilan anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumbawa, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa beserta jajaran, staf ahli bupati, para asisten, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, alim ulama, tokoh agama dan masyarakat, para camat, kepala desa, serta qari dan qariah terbaik di Kabupaten Sumbawa.
Haflah Al-Qur’an dan tasyakuran tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan BAZNAS Kabupaten Sumbawa yang sebelumnya menyelenggarakan Pelatihan Pelatih Qari dan Qariah pada 6–8 Oktober 2026. Pelatihan yang menghadirkan qori internasional Ust. H. Darwin Hasibuan, S.Pd.I., itu resmi ditutup pada Kamis pagi menjelang siang di Aula Hotel Grand Samota, Sumbawa.
Pelatihan tersebut menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan para pelatih qari dan qariah, sekaligus memperkuat kapasitas generasi Qurani di Kabupaten Sumbawa. Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak pelatih yang mampu mengembangkan seni baca Al-Qur’an dan mendorong lahirnya qari serta qariah berkualitas yang dapat membawa nama baik daerah.

Dalam laporannya pada kegiatan tasyakuran, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Dea Guru Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa tasyakuran ini bukan sekadar bentuk rasa syukur atas satu tahun perjalanan kepengurusan BAZNAS Kabupaten Sumbawa periode 2025–2030, melainkan juga momentum untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan perkembangan positif. Hal tersebut tercermin dari penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang mencapai Rp5,5 miliar selama periode Januari hingga Oktober 2026.
Capaian tersebut menjadi dorongan bagi BAZNAS Kabupaten Sumbawa untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta memastikan dana ZIS yang dihimpun dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap dukungan dan doa dari seluruh elemen masyarakat terus mengiringi langkah BAZNAS dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.
Sementara itu, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kinerja BAZNAS Kabupaten Sumbawa selama satu tahun terakhir. Ia menilai perkembangan penghimpunan dana ZIS menunjukkan kemajuan, dengan perolehan yang meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan masa awal kepengurusan.
Bupati menilai peningkatan tersebut mencerminkan tumbuhnya kepercayaan masyarakat sekaligus menjadi hasil dari kerja keras dan komitmen jajaran BAZNAS dalam menghimpun serta mengelola dana umat. Ia berharap capaian tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga pengelolaan zakat semakin berkontribusi terhadap upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumbawa.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Sumbawa juga menyampaikan penghargaan kepada Ust. H. Darwin Hasibuan, S.Pd.I., atas kesediaannya memberikan bimbingan dan pelatihan kepada para qari dan qariah selama tiga hari. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah penting dalam meningkatkan kemampuan para pelatih sekaligus memperkuat pembinaan generasi Qurani di Kabupaten Sumbawa.
Bupati menegaskan bahwa membangun generasi Qurani tidak semata-mata berorientasi pada prestasi dalam perlombaan atau kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga harus diiringi dengan pembentukan karakter dan akhlak mulia. Nilai-nilai Al-Qur’an diharapkan dapat menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun di tengah masyarakat.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan orang tua dalam mendidik anak tidak hanya diukur dari pencapaian akademik maupun kemenangan dalam kompetisi. Lebih dari itu, keberhasilan pendidikan tercermin dari tumbuhnya pribadi yang taat beribadah, jujur, berakhlak baik, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa penguatan generasi Qurani membutuhkan keterlibatan bersama, mulai dari keluarga, lembaga pendidikan, tokoh agama, hingga pemerintah dan masyarakat. Dengan demikian, kecintaan terhadap Al-Qur’an tidak hanya diwujudkan melalui kemampuan membaca dan melantunkannya, tetapi juga melalui pengamalan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan Haflah Al-Qur’an dan tasyakuran satu tahun kepemimpinan ini, BAZNAS Kabupaten Sumbawa berharap sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Kementerian Agama, para ulama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat semakin kuat. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperluas manfaat pengelolaan ZIS, memperkuat kepedulian sosial, serta mendukung pembangunan masyarakat yang religius dan sejahtera.
Momentum satu tahun kepemimpinan ini juga menjadi pengingat bagi BAZNAS Kabupaten Sumbawa untuk terus menjaga amanah para muzaki, munfik, dan mutashaddiq melalui pengelolaan dana umat yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab. Dengan dukungan masyarakat dan kerja sama berbagai pihak, BAZNAS diharapkan semakin optimal dalam menghadirkan program-program yang memberikan dampak nyata bagi mustahik.
BAZNAS Kabupaten Sumbawa mengajak masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian terhadap sesama melalui zakat, infak, dan sedekah. Partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung berbagai program pemberdayaan dan bantuan sosial, sekaligus mewujudkan pengelolaan zakat yang memberikan manfaat lebih luas bagi umat.
