Kegiatan BAZNAS

BAZNAS Sumbawa Gelar Rapat Koordinasi Penguatan Program Penanggulangan Kemiskinan

🕒 15:42:18 WIB
⏱️ 4 menit baca
👁️ 50 kali dikunjungi

Sumbawa Besar_Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Sumbawa terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program pengentasan kemiskinan di daerah melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi Penguatan Program Penanggulangan Kemiskinan bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Kegiatan tersebut berlangsung di Meeting Room BAZNAS Kabupaten Sumbawa pada Senin, 13 Mei 2026, sebagai bagian dari upaya mempererat sinergi antara lembaga pengelola zakat dan pemerintah daerah dalam menghadirkan program-program pemberdayaan masyarakat yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Rapat koordinasi ini dihadiri langsung oleh para pimpinan BAZNAS Kabupaten Sumbawa, yakni Ketua BAZNAS Syukri Rahmat, S.Ag., M.M. Inov., Wakil Ketua I Dr. M. Ikhsan Safitri, M.Si., Wakil Ketua II Lukman Hakim, SH., M.Si., Wakil Ketua III Indah Setia Ningsih, A.Ma.Pd.SD., Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, S.Pd., M.Si., serta Sekretaris BAZNAS Dr. Supriyadi, SHI., MHI. Kehadiran seluruh unsur pimpinan tersebut menunjukkan keseriusan BAZNAS Kabupaten Sumbawa dalam memperkuat koordinasi lintas sektor guna meningkatkan kualitas pelayanan dan program pemberdayaan bagi masyarakat kurang mampu.

Selain dari unsur internal BAZNAS, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sumbawa, Ulumuddin, S.E. Sementara dari Bagian Pemerintahan Setda Sumbawa dihadiri oleh Kabag Pemerintahan Aminuddin, S.T., M.T., bersama tim yakni Apriadi Kusuma, M.M.Inov., Suharliza Novianti, dan Novi Patur Rahmi. Adapun dari Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa hadir Nazvia Natasia. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat kolaborasi untuk menyamakan persepsi dalam menangani persoalan kemiskinan yang masih menjadi tantangan di Kabupaten Sumbawa.

Dalam rapat koordinasi tersebut, berbagai persoalan strategis terkait penanggulangan kemiskinan menjadi fokus pembahasan bersama. Salah satu isu utama yang dibahas adalah sinkronisasi data penerima manfaat antara pemerintah daerah dan BAZNAS agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran. Validitas data dinilai menjadi faktor penting dalam menentukan efektivitas penyaluran bantuan sosial maupun program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Selain itu, peserta rapat juga membahas penguatan program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat produktif. Program tersebut diarahkan untuk membantu masyarakat miskin agar tidak hanya menerima bantuan konsumtif, tetapi juga memperoleh dukungan usaha dan pendampingan yang dapat meningkatkan taraf hidup mereka secara berkelanjutan. BAZNAS Kabupaten Sumbawa menilai bahwa pendekatan pemberdayaan menjadi langkah strategis dalam menciptakan kemandirian ekonomi mustahik.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M. Inov., dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa zakat memiliki potensi besar sebagai instrumen sosial dan ekonomi umat dalam mendukung percepatan pengentasan kemiskinan. Menurutnya, pengelolaan zakat yang baik dan terintegrasi dengan program pemerintah dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara BAZNAS dan OPD terkait agar seluruh program bantuan dapat berjalan secara terarah, terukur, dan berkesinambungan. Dengan adanya koordinasi yang kuat, diharapkan tidak terjadi tumpang tindih program serta bantuan yang disalurkan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Dr. M. Ikhsan Safitri, M.Si., menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan dalam menghadapi kompleksitas persoalan sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, penanggulangan kemiskinan tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga saja, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pihak, baik pemerintah daerah, lembaga zakat, maupun elemen masyarakat lainnya.

Dalam rapat tersebut juga dibahas peluang integrasi program antara pemerintah daerah dan BAZNAS Kabupaten Sumbawa. Beberapa program yang menjadi perhatian bersama di antaranya bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu, pemberdayaan usaha mikro mustahik, program perbaikan rumah layak huni, bantuan pendidikan, bantuan kesehatan, hingga program kemanusiaan lainnya yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Para peserta rapat juga sepakat bahwa program-program penanggulangan kemiskinan harus memiliki orientasi jangka panjang dengan mengedepankan prinsip pemberdayaan. Dengan demikian, masyarakat penerima manfaat tidak hanya bergantung pada bantuan, tetapi mampu berkembang menjadi masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan sosial.

Melalui kegiatan rapat koordinasi ini, diharapkan tercipta sinergi yang semakin kuat antara BAZNAS Kabupaten Sumbawa dan pemerintah daerah dalam menghadirkan program-program yang inovatif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi yang terjalin juga diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pembangunan sosial umat.

BAZNAS Kabupaten Sumbawa sendiri terus berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pengentasan kemiskinan melalui pengelolaan zakat yang amanah, profesional, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi lintas sektor, BAZNAS optimistis berbagai program pemberdayaan yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata serta membantu mewujudkan masyarakat Sumbawa yang lebih sejahtera dan mandiri.

Rekomendasi Untuk Anda