baznas peduli

Waka II BAZNAS Sumbawa Bersama Wabup Ansori Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Pulau Medang

🕒 14:25:56 WITA
⏱️ 5 menit baca
👁️ 57 kali dikunjungi

SUMBAWA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa kembali hadir di tengah masyarakat yang tertimpa musibah. Bersama Pemerintah Kabupaten Sumbawa, BAZNAS Sumbawa menyalurkan bantuan kepada pasangan suami istri korban kebakaran di Dusun Sia Sayangi, Desa Bajo Medang, Kecamatan Labuhan Badas, pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Lukman Hakim, bersama Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori. Kehadiran BAZNAS di wilayah kepulauan ini menjadi wujud nyata komitmen lembaga dalam memastikan manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan, termasuk warga yang tengah menghadapi musibah.

Bantuan diberikan kepada Aldi dan Fitriani, pasangan suami istri yang harus kehilangan tempat tinggal setelah rumah mereka dilanda kebakaran beberapa waktu lalu. Kebakaran tersebut menghanguskan rumah beserta seluruh isinya, sehingga keluarga korban harus menghadapi kondisi sulit dan membutuhkan dukungan untuk kembali menata kehidupan.

Untuk sampai ke lokasi korban, rombongan harus menyeberangi lautan menuju Pulau Medang. Perjalanan tersebut menjadi bukti bahwa jarak dan kondisi geografis bukan penghalang bagi BAZNAS Sumbawa untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.

Dalam kunjungan tersebut, Wabup Ansori didampingi istri tercinta, Dra. Hj. Sudarti Ansori, yang juga menjabat sebagai Ketua GOW Kabupaten Sumbawa. Rombongan turut didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa, Iwan Sofian, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Lukman Hakim, dan Camat Labuhan Badas, Ardian Pranata.

Setibanya di Dusun Sia Sayangi, bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan BAZNAS Kabupaten Sumbawa diserahkan langsung kepada keluarga korban. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga Aldi dan Fitriani setelah kehilangan tempat tinggal dan seluruh barang yang mereka miliki akibat kebakaran.

Bagi BAZNAS Kabupaten Sumbawa, penyaluran bantuan kepada korban kebakaran ini bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi merupakan bagian dari amanah dalam mengelola dan mendistribusikan dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat.

Melalui dana ZIS yang dihimpun dari para muzaki dan donatur, BAZNAS berupaya memastikan masyarakat yang berada dalam kondisi membutuhkan dapat merasakan manfaatnya. Salah satunya adalah masyarakat yang terdampak bencana dan membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan setelah kehilangan harta benda.

Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Lukman Hakim, hadir secara langsung dalam pendistribusian tersebut. Kehadirannya menjadi bentuk komitmen BAZNAS untuk tidak hanya mengelola dana ZIS, tetapi juga memastikan penyalurannya sampai kepada penerima manfaat yang membutuhkan.

Penyaluran langsung ke lokasi korban juga memungkinkan BAZNAS melihat kondisi masyarakat secara lebih dekat. Dengan demikian, bantuan yang diberikan dapat menjadi bagian dari respons kemanusiaan sekaligus bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi ujian.

Musibah kebakaran yang dialami Aldi dan Fitriani tentu meninggalkan dampak yang tidak ringan. Kehilangan rumah dan seluruh isinya dalam waktu singkat membuat keluarga tersebut harus kembali membangun kehidupan dari kondisi yang serba terbatas.

Camat Labuhan Badas, Ardian Pranata, mengatakan kebakaran terjadi pada dini hari dan berlangsung dalam waktu singkat. Kondisi tersebut membuat pasangan suami istri itu tidak sempat menyelamatkan rumah beserta sejumlah barang milik mereka.

Dalam situasi tersebut, bantuan yang disalurkan BAZNAS diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga korban. Lebih dari bantuan materi, kehadiran BAZNAS secara langsung juga menjadi bentuk dukungan moril bahwa masyarakat yang tertimpa musibah tidak menghadapi persoalan tersebut seorang diri.

Sementara itu, Wabup Ansori menegaskan bahwa kehadirannya di tengah warga yang tertimpa musibah merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus kepedulian pemerintah.

Menurutnya, pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, terutama ketika warga menghadapi musibah. Kehadiran secara langsung diharapkan dapat memberikan semangat kepada korban sekaligus memastikan persoalan yang dihadapi masyarakat mendapatkan perhatian.

Sinergi antara BAZNAS Kabupaten Sumbawa dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat kepedulian terhadap masyarakat. BAZNAS hadir melalui amanah dana ZIS yang dihimpun dari masyarakat, sementara pemerintah hadir melalui tanggung jawab pelayanan dan perlindungan sosial bagi masyarakat.

Bagi BAZNAS Sumbawa, kolaborasi tersebut menjadi salah satu cara untuk memperluas manfaat dan mempercepat hadirnya bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kehadiran BAZNAS di Pulau Medang juga menunjukkan bahwa distribusi manfaat zakat tidak hanya menyasar masyarakat yang berada di wilayah perkotaan atau pusat pemerintahan. Masyarakat di wilayah kepulauan juga menjadi bagian dari penerima manfaat yang mendapatkan perhatian melalui dana ZIS.

Zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat memiliki kekuatan besar ketika dikelola secara amanah dan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan. Dalam kondisi bencana, dana ZIS dapat menjadi salah satu bentuk dukungan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dan kembali bangkit.

BAZNAS Kabupaten Sumbawa terus mengajak masyarakat untuk memperkuat kepedulian melalui zakat, infak, dan sedekah. Setiap dana yang dititipkan melalui BAZNAS merupakan amanah yang dikelola dan disalurkan kepada mereka yang berhak menerima manfaat.

Selain penanganan masyarakat terdampak bencana, BAZNAS Sumbawa juga terus menjalankan berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan ZIS dalam bidang sosial, kesehatan, pendidikan, ekonomi, keagamaan, hingga kemanusiaan.

Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS untuk menghadirkan manfaat zakat secara nyata dan menjadikan dana ZIS sebagai kekuatan dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Wabup Ansori juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat kepulauan, terutama dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan peningkatan ekonomi.

Komitmen tersebut diharapkan dapat berjalan beriringan dengan berbagai upaya pemberdayaan yang dilakukan BAZNAS sehingga masyarakat kepulauan tidak hanya mendapatkan bantuan ketika terjadi musibah, tetapi juga mendapatkan dukungan untuk meningkatkan kualitas kehidupan mereka.

Bagi keluarga Aldi dan Fitriani, bantuan yang diterima menjadi bentuk perhatian yang sangat berarti di tengah kondisi sulit yang mereka hadapi. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjadi penyemangat untuk kembali bangkit setelah kehilangan tempat tinggal.

Penyaluran bantuan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki dampak nyata ketika dikelola dan disalurkan dengan tepat. Kepedulian dari para muzaki dan donatur melalui BAZNAS pada akhirnya dapat hadir dalam bentuk bantuan yang langsung dirasakan oleh masyarakat.

BAZNAS Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk terus menjaga amanah tersebut dengan memperkuat pendistribusian dan pendayagunaan dana ZIS agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

Rekomendasi Untuk Anda