- Ketua DPRD Sumbawa Percayakan Zakat Maal ke BAZNAS Sumbawa, Dorong Masyarakat berzakat
- Optimalkan Potensi Zakat Sektor Konstruksi, BAZNAS Sumbawa Gelar Rapat Koordinasi Strategis Bersama
- BAZNAS Sumbawa Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah Lewat Inisiasi Program Desa Sadar Zakat
- Mesin Jahit dari BAZNAS Sumbawa Bantu Tingkatkan Produktivitas Tukang Jahit di Karato Lape
- BAZNAS Sumbawa Kembali Gelar Ngabar BAZNAS dan Salurkan Bantuan Rutin Pasca Idul Fitri
- BAZNAS Sumbawa Hadir di Tengah Duka, Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kalimango
- BAZNAS NTB Bersama BAZNAS Sumbawa Kembali Tunjukkan Kepedulian untuk Imam Marbot
- BAZNAS Sumbawa Hadiri Rapat Koordinasi Penanganan Korban Kebakaran Alas
- BAZNAS SUMBAWA SALURKAN BANTUAN UNTUK KORBAN KEBAKARAN DI DESA KALIMANGO
- BAZNAS Sumbawa sampaikan belasungkawa dan santunan untuk keluarga Almarhum M. Solikin
Optimalkan Potensi Zakat Sektor Konstruksi, BAZNAS Sumbawa Gelar Rapat Koordinasi Strategis Bersama

SUMBAWA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa terus melakukan ekspansi dalam memetakan potensi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di berbagai sektor produktif. Pada Senin, 6 April 2026, BAZNAS Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) strategis bersama Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) Kabupaten Sumbawa. Pertemuan yang berlangsung di Meeting Room Kantor BAZNAS Kabupaten Sumbawa ini difokuskan pada pembahasan potensi pengumpulan ZIS dari sektor jasa konstruksi yang dinilai memiliki peran signifikan dalam pembangunan daerah.
Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Sumbawa serta pengurus inti GAPENSI Sumbawa beserta anggota-anggotanya. Kehadiran para pengusaha jasa konstruksi ini menjadi sinyal positif terhadap upaya penguatan ekosistem filantropi di sektor profesional. Rapat koordinasi ini bertujuan untuk membangun kesepahaman mengenai mekanisme penunaian zakat profesi maupun zakat perusahaan dari badan usaha konstruksi yang bernaung di bawah bendera GAPENSI, sesuai dengan regulasi syariat dan perundang-undangan yang berlaku.
Dalam diskusi tersebut, pimpinan BAZNAS Sumbawa memaparkan bahwa sektor jasa konstruksi memiliki karakteristik unik yang membutuhkan pendekatan khusus dalam penghitungan zakatnya. BAZNAS menekankan pentingnya literasi mengenai zakat perusahaan dan zakat profesi bagi para kontraktor dan tenaga ahli di bidang konstruksi. Melalui koordinasi ini, diharapkan para pengusaha yang tergabung dalam GAPENSI dapat menyalurkan kewajiban zakatnya secara terpusat melalui BAZNAS, sehingga pengelolaannya dapat lebih terukur dan memberikan dampak luas bagi pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sumbawa.
Baca Lainnya :
BAZNAS Sumbawa Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah Lewat Inisiasi Program Desa Sadar Zakat
Mesin Jahit dari BAZNAS Sumbawa Bantu Tingkatkan Produktivitas Tukang Jahit di Karato Lape
BAZNAS Sumbawa Kembali Gelar Ngabar BAZNAS dan Salurkan Bantuan Rutin Pasca Idul Fitri
BAZNAS Sumbawa Hadir di Tengah Duka, Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kalimango
BAZNAS NTB Bersama BAZNAS Sumbawa Kembali Tunjukkan Kepedulian untuk Imam Marbot
Momentum rapat koordinasi ini tidak hanya menjadi ajang diskusi regulasi, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian sosial para pelaku usaha. Pada kesempatan tersebut, pihak GAPENSI Sumbawa secara simbolis sekaligus menyalurkan zakat dan infaknya melalui BAZNAS Kabupaten Sumbawa. Penyerahan dana ZIS ini menunjukkan komitmen tinggi dari asosiasi dalam mendukung penguatan ekonomi umat dan memastikan kontribusi mereka tersalurkan melalui lembaga resmi yang akuntabel. Langkah spontan ini diharapkan menjadi teladan bagi asosiasi profesi lainnya di Kabupaten Sumbawa untuk melakukan hal serupa.
Pihak GAPENSI menyatakan bahwa penyaluran zakat dan infak secara langsung dalam pertemuan ini merupakan bentuk kepercayaan terhadap profesionalisme BAZNAS. GAPENSI mengakui bahwa kepastian regulasi dan kemudahan layanan yang ditawarkan BAZNAS menjadi motivasi utama bagi pelaku usaha untuk memastikan bahwa kontribusi sosial mereka dikelola dengan manajemen yang baik. Tindakan ini juga dipandang sebagai pemenuhan tanggung jawab moral dan spiritual para pengusaha konstruksi yang sejalan dengan nilai-nilai religius masyarakat di Bumi Samawa.
Menutup rangkaian rapat koordinasi tersebut, BAZNAS Sumbawa dan GAPENSI sepakat untuk terus mempererat komunikasi terkait sosialisasi lanjutan kepada seluruh anggota asosiasi lainnya. Dengan adanya sinergi yang telah diawali dengan penyaluran nyata dari jajaran pengurus GAPENSI, BAZNAS optimis bahwa perolehan ZIS dari sektor swasta akan mengalami peningkatan signifikan pada tahun 2026. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa dan membantu Pemerintah Daerah dalam mempercepat pemerataan kesejahteraan di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa.
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
Write a comment
Rekomendasi Untuk Anda







