Kegiatan BAZNAS

Maulid Nabi 1448 H di Batu Tering, Ketua BAZNAS Sumbawa Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah

🕒 14:18:59 WITA
⏱️ 6 menit baca
👁️ 7 kali dikunjungi

SUMBAWA — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid At-Taqwa, Desa Batu Tering, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa, berlangsung khidmat dan penuh nuansa keagamaan. Kegiatan yang digelar pada Selasa malam, 25 Agustus 2026, tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk kembali mengenang perjuangan Rasulullah SAW sekaligus memperkuat semangat meneladani akhlak dan ajaran beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, serta Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa Syukri Rahmat, S.Ag., M.M. Inov, yang hadir sekaligus menyampaikan Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW di hadapan jamaah dan masyarakat Desa Batu Tering.

Peringatan Maulid Nabi di Masjid At-Taqwa menjadi salah satu momentum keagamaan yang mempertemukan pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus masjid, serta masyarakat dalam suasana penuh kebersamaan. Rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan diikuti jamaah yang memenuhi masjid.

Kepala Desa Batu Tering Alwan Hidayat, S.Pd.I., NLP, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan mendukung terselenggaranya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Desa Batu Tering.

Menurutnya, peringatan Maulid Nabi tidak semestinya hanya dipandang sebagai kegiatan tahunan, tetapi juga harus menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk melakukan refleksi terhadap kehidupan sosial dan keagamaan. Nilai-nilai yang diwariskan Rasulullah SAW diharapkan dapat terus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Sambutan pemerintah desa tersebut juga menjadi bagian dari ajakan untuk menjaga kebersamaan, memperkuat hubungan antarmasyarakat, serta membangun kehidupan desa yang semakin harmonis dengan berlandaskan nilai-nilai agama.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori memberikan sambutan sekaligus arahan kepada masyarakat yang hadir.

Wakil Bupati mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW. Kecintaan tersebut, menurutnya, perlu diwujudkan melalui perilaku nyata dengan menjalankan ajaran agama dan meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut menjadi semakin penting di tengah berbagai tantangan kehidupan masyarakat saat ini. Keteladanan Rasulullah SAW, seperti kejujuran, amanah, kesabaran, kepedulian, dan menjaga persaudaraan, dinilai relevan untuk terus diterapkan dalam kehidupan keluarga maupun kehidupan bermasyarakat.

Wakil Bupati juga memberikan arahan terkait pentingnya menjaga lingkungan sosial agar tetap aman, tertib, dan kondusif. Masyarakat diharapkan dapat mengambil peran dalam membangun desa melalui kebersamaan serta kepedulian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi.

Salah satu hal yang turut menjadi perhatian dalam arahannya adalah pentingnya menjaga generasi muda dari berbagai ancaman sosial. Pemerintah daerah mendorong agar komitmen membangun lingkungan yang sehat dan aman diwujudkan melalui langkah-langkah nyata di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa Syukri Rahmat, S.Ag., M.M. Inov, dipercaya untuk menyampaikan Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.

Dalam penyampaiannya, Syukri Rahmat mengajak jamaah untuk tidak menjadikan Maulid Nabi sebatas momentum mengenang kelahiran Rasulullah SAW. Lebih dari itu, peringatan Maulid harus menjadi ruang untuk memperkuat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus menjadikan kehidupan beliau sebagai sumber keteladanan.

Rasulullah SAW merupakan sosok yang memberikan teladan dalam berbagai aspek kehidupan. Akhlak beliau menjadi contoh bagaimana seorang manusia menjalankan hubungan dengan Allah SWT, membangun hubungan dengan keluarga, memperlakukan sesama, serta menghadapi berbagai persoalan dengan kesabaran dan keteguhan.

Menurut Syukri Rahmat, salah satu pesan penting yang dapat dipetik dari kehidupan Rasulullah SAW adalah pentingnya amanah dan kepedulian terhadap sesama.

Nilai amanah, kata dia, bukan hanya berkaitan dengan tanggung jawab seseorang dalam menjalankan tugas, tetapi juga menyangkut bagaimana setiap individu dapat menjaga kepercayaan yang diberikan kepadanya.

Dalam konteks kehidupan sosial, semangat kepedulian terhadap sesama juga perlu terus diperkuat. Masyarakat diajak untuk tidak hanya memikirkan kepentingan pribadi, tetapi juga memperhatikan kondisi keluarga, tetangga, dan lingkungan sekitar.

Nilai tersebut memiliki hubungan yang erat dengan semangat zakat. Zakat bukan hanya kewajiban yang bersifat individual, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang mendorong kepedulian dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

Sebagai Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat juga mengingatkan bahwa semangat berbagi dan membantu sesama merupakan bagian dari ajaran Islam yang telah dicontohkan Rasulullah SAW.

Karena itu, momentum Maulid Nabi diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus memperkuat kepedulian sosial.

“Keteladanan Rasulullah SAW hendaknya tidak berhenti pada peringatan Maulid, tetapi harus hadir dalam perilaku kita sehari-hari. Kejujuran, amanah, kasih sayang, kesabaran, dan kepedulian kepada sesama merupakan nilai-nilai yang perlu terus kita hidupkan,” menjadi pesan penting dalam hikmah Maulid yang disampaikan.

Penyampaian Hikmah Maulid oleh Ketua BAZNAS Sumbawa tersebut mendapat perhatian jamaah. Suasana masjid berlangsung tenang ketika pesan-pesan keagamaan disampaikan, khususnya mengenai pentingnya menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam membangun kehidupan yang lebih baik.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Desa Batu Tering juga menjadi ruang silaturahmi antara masyarakat dengan pemerintah daerah serta berbagai unsur yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran Wakil Bupati Sumbawa dan Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa menunjukkan bahwa momentum keagamaan seperti Maulid Nabi memiliki peran penting dalam memperkuat hubungan antara nilai-nilai agama, kehidupan sosial, dan pembangunan masyarakat.

Bagi masyarakat Desa Batu Tering, peringatan Maulid juga menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat kebersamaan. Tradisi keagamaan yang terus dipelihara diharapkan mampu menjadi sarana untuk menjaga persaudaraan dan membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.

Kegiatan tersebut sekaligus mengingatkan bahwa pembangunan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga membutuhkan penguatan nilai moral dan spiritual.

Keteladanan Rasulullah SAW dapat menjadi fondasi dalam membangun karakter masyarakat yang menjunjung tinggi kejujuran, gotong royong, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid At-Taqwa Desa Batu Tering pun diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Pesan-pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan nyata oleh seluruh masyarakat.

Melalui momentum ini, masyarakat diajak untuk kembali memperkuat hubungan dengan Allah SWT, meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta memperbaiki hubungan dengan sesama manusia.

Bagi BAZNAS Kabupaten Sumbawa, kehadiran dalam kegiatan keagamaan masyarakat juga menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen kepedulian sosial. Semangat berbagi dan membantu sesama merupakan nilai yang sejalan dengan keteladanan Rasulullah SAW.

Pada akhirnya, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid At-Taqwa Desa Batu Tering menjadi momentum untuk kembali menghidupkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan masyarakat.

Dari masjid, pesan-pesan kebaikan diharapkan terus dibawa ke lingkungan keluarga, tempat kerja, ruang sosial, hingga kehidupan bermasyarakat. Dengan demikian, peringatan Maulid tidak hanya dikenang melalui rangkaian acara, tetapi benar-benar memberikan perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari.

Rekomendasi Untuk Anda