Kegiatan BAZNAS

BAZNAS Sumbawa Gelar Rapat Koordinasi, Bahas Optimalisasi ZIS Melalui UPZ Masjid

🕒 14:46:54 WITA
⏱️ 4 menit baca
👁️ 28 kali dikunjungi

SUMBAWA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam upaya mengoptimalkan penghimpunan dan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid. Hal tersebut dibahas dalam rapat koordinasi optimalisasi ZIS UPZ Masjid yang digelar di Meeting Room BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Kamis, 5 November 2026.

Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov., dan dihadiri jajaran pimpinan BAZNAS Sumbawa, yakni Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Dr. M. Ikhsan Safitri, M.Si.; Wakil Ketua II Bidang Penyaluran dan Pendayagunaan, Lukman Hakim, SH., M.Si.; Wakil Ketua IV Bidang SDM, Administrasi dan Umum, M. Lutfi Makki, S.Pd., M.Si.; serta Sekretaris BAZNAS Sumbawa, Dr. Supriyadi, SHI., MHI.

Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah BAZNAS Sumbawa untuk membangun komunikasi dan kolaborasi yang lebih kuat bersama Kementerian Agama, Dewan Masjid Indonesia (DMI), Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), serta para pengurus UPZ Masjid yang selama ini menjadi salah satu unsur penting dalam pengumpulan ZIS di tengah masyarakat.

Turut hadir dalam rapat tersebut Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, DGH. Faisal, S.Ag., M.M.Inov., serta Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, Sri Astuti, S.Pd.I. Kehadiran jajaran Kemenag menjadi bagian penting dalam memperkuat koordinasi dan sinergi kelembagaan dalam pengelolaan zakat di Kabupaten Sumbawa.

Selain itu, rapat juga diikuti oleh DMI Kabupaten Sumbawa, perwakilan DKM dan pengurus UPZ dari sejumlah masjid. Di antaranya Dr. Supriyadi, MHI dari DKM Masjid Nurul Islam, Mukhtaruddin selaku Ketua UPZ Masjid Nurusshobah, Bambang selaku bendahara Masjid Darussalam, Ikhwan Banggae, LM dari UPZ Al-Falah, Muh. Tauhid dari DKM Al-Hakim, serta Achyar Nurdin selaku Bendahara Masjid Agung Nurul Huda Sumbawa.

Sejumlah UPZ Masjid lainnya juga turut mengikuti rapat secara daring melalui Google Meet. Dengan keterlibatan peserta secara langsung maupun daring, forum tersebut menjadi ruang bersama untuk menyampaikan kondisi, pengalaman, kebutuhan, serta berbagai tantangan yang dihadapi UPZ Masjid dalam mengoptimalkan penghimpunan ZIS.

Dalam arahannya, Ketua BAZNAS Sumbawa Syukri Rahmat menekankan pentingnya memperkuat peran masjid sebagai salah satu pusat pengumpulan ZIS. Masjid memiliki kedekatan yang sangat kuat dengan masyarakat sehingga keberadaan UPZ Masjid diharapkan mampu menjadi jembatan antara masyarakat yang ingin menunaikan zakat, infak, dan sedekah dengan lembaga pengelola zakat.

Optimalisasi UPZ Masjid juga dipandang penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan ZIS sekaligus memastikan dana yang dihimpun dapat dikelola secara tertib, transparan, amanah, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui koordinasi yang dilakukan secara bersama-sama, BAZNAS Sumbawa ingin memastikan bahwa keberadaan UPZ Masjid tidak hanya sebatas sebagai tempat penghimpunan ZIS, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem pengelolaan zakat yang terintegrasi dengan BAZNAS.

Dalam forum tersebut, pengurus UPZ dan DKM juga diberikan ruang untuk menyampaikan berbagai kondisi yang mereka hadapi di lapangan. Masukan dari para pengurus masjid menjadi bahan penting bagi BAZNAS Sumbawa untuk melihat kebutuhan dan strategi yang dapat diterapkan dalam meningkatkan pengumpulan ZIS melalui masjid.

Sinergi dengan Kementerian Agama dan DMI Kabupaten Sumbawa juga menjadi salah satu aspek penting dalam penguatan UPZ Masjid. Dengan adanya koordinasi lintas lembaga, diharapkan pembinaan, edukasi, sosialisasi, dan pengembangan kapasitas pengurus UPZ dapat dilakukan secara lebih terarah.

BAZNAS Sumbawa juga mendorong agar pengurus UPZ Masjid semakin aktif melakukan sosialisasi kepada jamaah mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah. Edukasi tersebut diharapkan dapat membangun pemahaman masyarakat bahwa ZIS bukan hanya kewajiban individu, tetapi juga memiliki peran besar dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi berbagai persoalan sosial.

Rapat koordinasi ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara BAZNAS dengan para pengurus masjid. Dengan komunikasi yang intensif, berbagai kendala yang muncul dalam proses penghimpunan ZIS dapat dibahas dan dicarikan solusi secara bersama-sama.

BAZNAS Kabupaten Sumbawa berharap penguatan sinergi bersama Kementerian Agama, DMI, DKM, dan UPZ Masjid dapat mendorong peningkatan penghimpunan ZIS di Kabupaten Sumbawa. Semakin kuat jaringan UPZ Masjid, semakin luas pula peluang untuk mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah yang ada di tengah masyarakat.

Melalui optimalisasi UPZ Masjid, BAZNAS Sumbawa berkomitmen untuk terus menghadirkan pengelolaan ZIS yang amanah, profesional, transparan, dan berdampak, sehingga dana yang ditunaikan oleh masyarakat dapat kembali memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Rekomendasi Untuk Anda