Kegiatan BAZNAS

BAZNAS Sumbawa dan BPJS Kesehatan Sepakati Kolaborasi Strategis, Perluas Akses Jaminan Kesehatan dan

πŸ•’ 09:54:36 WIB
⏱️ 3 menit baca
πŸ‘οΈ 51 kali dikunjungi

Sumbawa, 7 April 2026 β€” BAZNAS Kabupaten Sumbawa menggelar rapat koordinasi bersama BPJS Kesehatan pada Selasa (7/4/2026) di Meeting Room BAZNAS Kabupaten Sumbawa. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam membangun kolaborasi strategis antara lembaga pengelola zakat dan penyelenggara jaminan kesehatan nasional dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kalangan mustahik.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan pengurus BAZNAS Sumbawa serta pihak BPJS Kesehatan. Kegiatan berlangsung dalam suasana konstruktif dan penuh semangat sinergi, dengan fokus pembahasan pada penguatan kerja sama yang saling mendukung antara program zakat dan layanan jaminan kesehatan.

Dalam pertemuan tersebut, disepakati sejumlah poin penting yang menjadi dasar kolaborasi antara kedua lembaga. Salah satu poin utama adalah kerja sama dalam pendaftaran peserta BPJS Kesehatan bagi para mustahik yang menjadi binaan BAZNAS. Langkah ini diharapkan dapat memastikan masyarakat kurang mampu mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Selain itu, pihak BPJS Kesehatan juga menyatakan komitmennya untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui BAZNAS Kabupaten Sumbawa. Komitmen ini menjadi bentuk dukungan nyata dalam memperkuat penghimpunan dana ZIS sekaligus meningkatkan kebermanfaatannya bagi masyarakat yang membutuhkan.

Tidak hanya itu, dalam rapat tersebut juga dibahas mengenai upaya BAZNAS dalam mendaftarkan para staf amil sebagai peserta BPJS Kesehatan. Hal ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam memberikan perlindungan sosial dan jaminan kesehatan bagi para amil yang berperan aktif dalam pengelolaan zakat.

Pimpinan BAZNAS Sumbawa dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam memperluas manfaat zakat secara lebih terintegrasi dengan program-program nasional. Ia menegaskan bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai instrumen ibadah, tetapi juga sebagai solusi dalam menjawab berbagai persoalan sosial, termasuk di bidang kesehatan.

β€œSinergi antara BAZNAS dan BPJS Kesehatan menjadi langkah strategis dalam memastikan bahwa mustahik tidak hanya terbantu dari sisi ekonomi, tetapi juga mendapatkan jaminan kesehatan yang memadai,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak BPJS Kesehatan menyampaikan apresiasi atas keterbukaan BAZNAS Sumbawa dalam menjalin kerja sama. Kolaborasi ini dinilai mampu mempercepat peningkatan cakupan kepesertaan JKN, terutama bagi masyarakat yang selama ini belum terakomodasi.

Rapat koordinasi ini juga membahas mekanisme teknis pelaksanaan kerja sama, mulai dari proses pendataan mustahik, verifikasi kelayakan, hingga sistem pembayaran iuran yang akan difasilitasi melalui dana ZIS. Kedua belah pihak sepakat pentingnya akurasi data dan koordinasi berkelanjutan agar program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Kegiatan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk segera menindaklanjuti hasil rapat dalam bentuk implementasi program yang terukur dan berkelanjutan. Kolaborasi antara BAZNAS Sumbawa dan BPJS Kesehatan diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam aspek kesehatan dan kesejahteraan sosial.

Melalui sinergi ini, BAZNAS Sumbawa kembali menegaskan perannya sebagai lembaga yang tidak hanya fokus pada penghimpunan dan penyaluran zakat, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendukung program-program pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan umat secara menyeluruh.

Rekomendasi Untuk Anda